.

.

Latest Post

Dewan Sarankan Pengadaan Air Bersih Diambil Alih BUMD

Written By PKS PELALAWAN on Selasa, 12 Mei 2015 | Selasa, Mei 12, 2015

medium_75Warga-bengkalis-Mengeluh-Distribusi-Air-PDAM-Sering-MatiPKS Pelalawan | air bersih di Kota Pangkalan Kerinci sudah berlangsung bertahun-tahun. Kapasitas saat ini hanya 20 liter per detik.  Perkembangan konsumen  air  bersih kecamatan kerinci minimal 60 liter per detik dengan jumlah pelanggan 14.000.

"Jaringan pipa sudah berusia 15 tahun dan banyak yang bocor. Sedangkan management pengelolaan bukan berbentuk perusahaan PDAM tapi UPT-BPAB dibawah kasie air bersih Dinas Cipta Karya sehingga segala perawatan, belanja barang dan jasa, dan lain-lain mesti melewati prosedur birokrasi yang butuh waktu lama."

Demikian diungkapkan H Abdullah Amd anggota DPRD Pelalawan Daerah Pemilihan 1. Menurutnya, dinas Cipta Karya butuh waktu proses dalam kondisi kapasitas yang tidak cukup. Jaringan pipa sudah tua, perawatan, perbaikan dan pengelolaan birokratis, "Saran saya, UPT Air Bersih ini dibentuk pengelolaan yang mandiri, bisa dalam pengelolaan BUMD (PDAM) atau BLUD sehingga mereka mengelola keuangannya sendiri agar pelayanan bisa cepat dan maksimal, kata Abdullah.

Mengenai kondisi jaringan pipa yang sudah tua, Abdullah menegaskan perlu segera dilakukan perbaikan sebab kebocoran sudah banyak. Perbaikan jaringan perlu dihitung konsultan, serta penambahan kapasitas pengelolaan air bersih, terangnya.

Ini solusi bagi penyediaan air bersih yang bertahun-tahun menjadi permasalahan Kabupaten Pelalawan khususnya Kecamatan Pangkalan Kerinci khususnya," tutupnya.

Bupati dan H Abdullah Imbau Warga Jaga Kamtibmas dengan Kondusif

Written By PKS PELALAWAN on Kamis, 07 Mei 2015 | Kamis, Mei 07, 2015


PKS Pelalawan | Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pelalawan telah dipastikan akan berlangsung pada Bulan Desember 2015 mendatang. Dengan begitu, pada tahun ini juga merupakan tahun politik yang akan menimbulkan perbedaan pendapat ditengah masyarakat dalam menjagokan calonnya masing-masing. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, anggota DPRD Pelalawan dari Partai Keadilan Sejahtera H Abdullah menghimbau warga di wilayah negeri bono tetap meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sehingga suasana di lingkungan tetap kondusif.

"Mari kita bersatu dalam menghadapi tahun politik ini. Kebersamaan harus menjadi yang terdepan. Jangan sampai ada kesan terkotak-kotak padahal kita adalah satu, karena kita semua bersaudara. Meski berbeda-beda partai ataupun berbeda-beda pilihan, warga diminta tidak sampai terpecah,” ujarnya, Minggu (26/4).

Sementara itu Bupati Pelalawan menyatakan, bahwa dirinya meminta agar semua pihak membantu pemerintah dalam membangun Pelalawan untuk mewujudkan cita-cita masyarakat untuk lebih baik serta hidup rukun dan damai.

"Situasi kamtibmas yang kondusif merupakan dambaan semua pihak, namun situasi ini tidaklah bisa terjadi dengan sendirinya tanpa adanya kerjasama semua elemen. Saya berharap pada pelaksanaan yang akan digelar beberapa bulan lagi berjalan adil, jujur dan bijaksana. Kalau masyarakat berjalan rukun dan damai, bisa wujudkan cita-citanya," paparnya.
                  
Selanjutnya H Abdullah mengatakan, bahwa keamanan perlu dijaga bersama karena keamanan merupakan faktor penting terwujudnya pesta demokrasi yang dilaksanakan setiap lima tahunan tersebut. Meskipun berbeda pilihan namun yang harus menjadi prioritas penting adalah tetap menjaga situasi dan kebersamaan agar suasana kondusif tetap terjaga pada pilkada mendatang. Masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh hal-hal yang belum diketahui kebenarannya.

"Mari kita ciptakan rasa aman dan tenteram seperti Pilkada yang sudah-sudah. Masyarakat saya imbau tetap mengedepankan kebersamaan meski memiliki pilihan berbeda dalam Pilkada,"tutupnya.

Markurius Anwar Terpilih Nahkodai Tarung Derajat Riau



Markurius Anwar terpilih sebagai Ketua Tarung Derajat Riau untuk lima tahun ke depan. Ia menargetkan membentuk dua pengcab selama masa kepemimpinannya.

PKS Pelalawan | Terpilih secara aklamasi menahkodai Tarung Derajat Provinsi Riau periode 2015-2020, Markarius Anwar yang juga anggota DPRD Riau dari Partai Keadilan Sejahtera menargetkan, pembentukan dua pengurus cabang yang ada di kabupaten/kota di Riau.

“Ada dua pengurus cabang yang belum dibentuk, Rohil dan Inhil. Ini menjadi prioritas utama kita setelah dilantik nantinya,” kata Markarius Anwar, Senin (04/05/15).

Selain itu, berbagai program kerja sudah disiapkan pihaknya, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) yang dilaksanakan tahun 2016 mendatang. Menurutnya, atlet Tarung Derajat Riau mempunyai kualitas untuk meraih emas dalam pelaksanaan PON.

“Kita juga tengah mengupayakan, bagaimana Tarung Derajat ini bisa menjadi salah satu program kegiatan di luar sekolah bagi anak-anak sekolah. Minimal hal ini bisa menjadi bibit-bibit penerus Tarung Derajat Riau ke depannya,” ungkap politisi PKS ini.

Saat disinggung jadwal pelantikan, mantan anggota DPRD Pelalawan ini menyebut, pihaknya mengupayakan pelantikan akan dilaksanakan Minggu ini. Tentunya, dengan menyesuaikan jadwal ketua pengurus pusat Tarung Derajat.

“Nama-nama kepengurusan sudah lengkap. Sekarang tinggal menunggu SK dari pengurus pusat sekaligus menyesuaikan jadwal ketua Tarung Derajat pusat, mudah-mudahan dalam minggu ini terlaksana,” tutupnya.

Fraksi PKS Dukung RUU Larangan Minuman Beralkohol

Written By PKS PELALAWAN on Kamis, 16 April 2015 | Kamis, April 16, 2015

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI mendukung Rancangan Undang-Undang (RUU) Larangan Minuman Beralkohol. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI Ansory Siregar, usai melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Badan Legislasi (Baleg) DPR dengan pengusul RUU Larangan Minuman Beralkohol, Senin (13/4).
"Fraksi PKS karena termasuk pengusul, berarti sangat mendukung sekali, dan berkeinginan secepatnya agar RUU ini bisa diundangkan dan bisa secepatnya dibahas oleh Baleg, dan langsung diparipurnakan," kata Ansory Siregar.
Ansory menjelaskan, Fraksi PKS mendukung RUU tersebut karena selain berbahaya bagi peminumnya, minuman beralkohol juga memiliki dampak sosial yang sangat buruk.
"Dampak sosialnya sangat buruk, makanya dari awal juga kita ketahui Rasulullah SAW mengatakan minuman beralkohol itu puncak dari seluruh penyimpangan. Jadi sangat keras sekali peringatannya sejak 14 abad yang lalu," papar politisi PKS asal Sumatera Utara ini. 
Di beberapa negara, lanjut Ansory, larangan minuman beralkohol sudah diberlakukan. "Mereka sudah tahu dampak kerusakan dari minuman beralkohol ini, termasuk di India. Di India minuman beralkohol dan produk rokok tidak kita dapatkan di jalan-jalan padahal penduduk India itu 1,3 miliar. Mereka bisa menerapkan itu, mengapa kita di Indonesia tidak bisa?" ujar Ansory.
Jika ditetapkan menjadi Undang-Undang (UU), Ansory berharap UU ini dapat menyelamatkan generasi muda Indonesia. "Agar menjaga anak bangsa kita menjadi generasi yang maju, yang sehat, yang produktif, yang dinamis, sehingga bisa berdaya saing di dunia," pungkas Ansory.
Anggota Baleg dari Fraksi PKS Tifatul Sembiring menambahkan, alasan lain Fraksi PKS mendukung RUU Larangan Minuman Beralkohol, karena selain sebagai faktor terbanyak penyebab kecelakaan lalu lintas, pajak yang diambil Pemerintah dari minuman beralkohol tidak mengandung keberkahan.
"Menurut saya, pajak dari minuman beralkohol ini tidak berkah, tidak berkah anggarannya. Mengambil pajak dari sesuatu yang merusak orang lain. Itu saja, maka kita dari Fraksi PKS mendukung RUU ini," ujar Tifatul saat RDPU Baleg DPR.

Kepengurusan May Day Pelalawan Terbentuk



Hari buruh Internasional atau May day diperingati setiap tanggal 1 Mei. Karena sudah dekat, beberapa elemen organisasi yang ada di Kabuapaten Pelalawan mengadakan rapat pembentukan kepanatian untuk menyambut Hari buruh Internasional tersebut. 

Dalam rapat pembentukan kepanitiaan yang dilaksanakan Kamis (2/4),  telah terbentuk panitia yang diketuai Apul Nababan. Sedangkan wakil adalah Brigjen Simamora, Sekretaris Dadang dan Bendahara Ferdinand Manurung.

Menurut Apul yang telah di tunjuk sebagai ketua Panatia Persiapan May day, sebagai persiapan pihaknya telah mengundang semua pendiri  organisasi dan serikat-serikat buruh yang ada di kabupaten Pelalawan.

"Rapat ini masih dalam tahap pembahasaan kepegurusan kepanatiaan dan pembetukan front persatuan gerakan May day gabungan Serikat Federasi dan serikat buruh seluruh  kabupaten Pelalawan," katanya.

Dalam rapat pembentukan kepanatiaan tersebut, turut hadir anggota DPRD kabupaten Pelalawan yang menjadi Wakil Ketua  Komisi 1 DPRD Pelalawan, H Abdullah. 

Abdullah menyatakan bahwa dirinya sangat mensuport atas pembentukan kepegurusan May Day ini. Apa lagi ini menyangkut perjuangan hak buruh, khususnya di daerah Kabupaten Pelalawan.

"Kita mencoba menganalisis ketertindasan buruh yang ada di kabupaten Pelalawan," ujarnya.

H Abdullah Terima Curhat Ribuan Guru Bantu

Written By PKS PELALAWAN on Rabu, 18 Maret 2015 | Rabu, Maret 18, 2015


Reses Perdana, H Abdullah Terima Curhat Ribuan Guru BantuWakil Ketua Komisi I DPRD Pelalawan H Abdullah menjadi tempat curhat kurang lebih 2400 guru bantu Propinsi Riau. 
 
Curhat para ribuan guru bantu daerah dan guru bantu dinas dilakukan dalam rangka kunjungannya saat resap aspirasi (reses) I daerah pilihan (Dapil) Pelalawan I tahun 2015, di Aula PGRI Kabupaten Pelalawan, Kelurahan Kerinci Barat, Kamis (12/01/2015). 
 
Dalam keluhan tersebut, para guru menyampaikan beberapa permasalahan yakni masalah status kerja, gaji yang belum bayar selama tiga bulan.
 
Usai menggelar reses perdana tahun 2015, Wakil Ketua Komisi I DPRD Pelalawan H Abdullah mengatakan, bahwa sangat menyayangkan dengan keluhan yang dirasakan para guru bantu di Kabupaten Pelalawan, padahal guru bantu termasuk pejuang pendidikan. 
 
"Saya kaget juga, masak selama tiga bulan para guru belum gajian dan status guru, padahal mereka itu seorang pejuang pendidikan. Saya akan memanggil pihak Dinas Pendidikan untuk mempertanyakan alasan kenapa bisa terjadi  seperti ini, padahal kesejahteraan guru bantu sudah tertuang dalam kesejahteraan pendidikan minimal sebesar 20 persen dari dana APBD daerah," ujar politisi muda yang berasal dari Partai PKS.
 
H Abdullah menambahkan, guru bantu seseorang yang mensukseskan tujuh program unggulan didalam visi misi Bupati Pelalawan yakni Pelalawan cerdas. Tanpa ada guru bantu program Pelalawan cerdas tidak akan bisa berjalan bagus.
 
"Saya sangat kasian jadinya melihat kondisi nasib para guru bantu propinsi, daerah dan dinas, dimana hasil jerih payah tersebut bisa dimanfaatkan kehidupan sehari-hari. padahal untuk masalah honorer untuk dinas lain sudah dibayar, kok dinas pendidikan belum dibayar juga.
 
Sementara itu, Ketua Forum komunikasi guru honor Kabupaten Pelalawan Muhammad Jaiz SPd, sangat senang dengan ada pertemuan sama anggota dewan, disini kawan-kawan bisa menyampaikan keluhan selama ini dirasakan para guru bantu. Guru bantu sama seperti guru lainnya yang sudah status pegawai negeri sipil (PNS), tapi kenapa nasib mereka di perbedakan. Padahal mereka pejuang pendidikan yang ikur membantu mensukseskan program Bupati Pelalawan yaitu Pelalawan cerdas.
 
"Saya sangat senang reses perdana yang dilakukan H Abdullah seorang anggota DPRD Pelalawan bersama kaum guru bantu di Kabupaten Pelalawan. Dengan adanya pertemuan ini, kita (guru bantu,red) bisa menyampaikan aspirasi menjadi keluhan yang selama ini. Guru bantu yang ada di Kabupaten yang tergabung dari guru bantu propinsi, daerah dan dinas sebanyak 2000 lebih. Keluhan yang menjadi prioritas yang disampaikan para guru bantu menyampaikan status para guru bantu, belum begaji selama tiga bulan dan kesejahteraan guru bantu," tutupnya.

Memotivasi Bekerja, Komisi I Minta BKD Pelalawan Tinjau Ulang KTK Pegawai

Written By PKS PELALAWAN on Kamis, 12 Maret 2015 | Kamis, Maret 12, 2015


Masih minimnya kinerja pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Pelalawan membuat lambatnya tujuh program unggulan yang dicanang Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan yang belum efektif. Di tahun 2014 terbukti masih banyak program tersebut tidak dikerjakan oleh setiap Dinas terkait. Untuk mengingkatkan kinerja para pegawai untuk menjalani program unggulan yang dicanangkan, Komisi I DPRD Pelalawan meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setdakan Pelalawan mengkaji ulang skema kenaikan tunjangan kinerja (KTK) PNS di Kabupaten Pelalawan seperti di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.
 
 "Saya menyarankan untuk BKD Pelalawan mengkaji ulang tentang tunjangan kinerja pegawai di Kabupaten Pelalawan, dengan mengkaji schema TKD dan TKS Pegawai yg diciptakan Pemprov DKI.  APBD kita memang masih jauh dari mereka, tapi pelajari dulu lah. Saya yakin peluang itu tetap terbuka," ujar Wakil Ketua Komisi I DPRD Pelalawan H Abdullah, Selasa (17/2).
 
H Abdullah juga mengatakan, adanya tunjangan kinerja Dinamis (TKD) dan tunjangan kinerja statis (TKS) yang diciptakan dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan publik. Dan mengurangi upaya upaya pegawai mendapatkan uang dg cara melanggar profesionalisme jabatan, sebab 80 persen lebih PNS sudah menggadaikan SK di Bank.
 
"Tapi efisiensi perlu dilakukan pada kegiatan kegiatan yang tidak prioritas tetapi menggunakan anggaran yg besar dan sekaligus mengurangi upaya upaya pegawai mendapatkan uang dg cara melanggar profesionalisme jabatan, sebab 80 persen lebih PNS sudah menggadaikan SK di Bank," jelas anggota dewan yang bersahaja dan mudah senyum.
 
Hal yang sama disampaikan, Kepala Kepegawaian Daerah (BKD) Setdakab Pelalawan Andi Yuliandri SKom mengatakan,  memang sangat bagus penerapan yang dilakukan Gubenur Jakarta yang menerapkan kenaikan tunjangan kinerja PNS ya.
 
 "Kita akan berupaya untuk dapat mencontoh upaya Pemkab DKI terkait masalah pemberian tunjangan kinerja bagi para pegawai.  Dan tentunya kita akan sampaikan kepada Tim Anggaran Perencanaan Daerah (TAPD). Namun demikian, hal ini tentunya kita juga harus melihat keuangan atau anggaran daerah, apakah sanggup untuk memberikan tunjangan kinerja pera pegawai ini," ungkap Andi.
 
Andi juga mengatakan, sedangkan pada prinsipnya, Pemkab Pelalawan sangat mendukung hal ini untuk memberikan motivasi para pegawai untuk meningkatkan kinerjanya, agar semangat kerja para pegawai untuk menjalan program pemerintah dan melayani masyarakat dengan baik kedepannya

H. Abdullah Minta Polisi Usut Perampokan Nasabah Bank di Pelalawan

Sejumlah aksi perampokan nasabah bank di Pelalawan belum terungkap. Wakil rakyat meminta polisi mengusut tuntas jaringan klompotan perampok tersebut.

Sejumlah rentetan pencurian bahkan hingga perampokan dengan cara kekerasaan yang dialami nasabah Bank di Pelalawan sebelumnya, belum terkuak. Namun Selasa sore kemarin (10/3/15) dua pelaku pencurian nasabah Bank BRI berhasil dibekuk dan digelangdang ke Mapolres Pelalawan.

Ironisnya, kedua pelaku ini, berhasil dihadang oleh korban dengan menggunakan sepeda motor setelah sukses membawa kabur uang tunai milik korban Rp 34 juta. Dengan aksi nekat korban, menghadang pelaku hingga tersungkur dan nyaris dimassa persisnya di dekat SPBU KM 55 Pangkalan Kerinci.

Setelah, dilakukan pemeriksaan, dikantor Polres Pelalawan, kedua pelaku bernama, Dedi Putra dan Wagiman diperkirakan keduanya berusia diatas 35 tahun. Kedua-kedua pelaku ini berasal dari Palembang Sumatra Selatan.

Dari keterangan singkat tim penyidik Polres Pelalawan saat menjalan aksi kedua pelaku menggunakan sepeda motor Yahama Jupiter MX dengan nomor polisi BA 3294 MI. Kepada pihak kepolisian kedua pelaku baru sekali melakukan aksi pencurian terhadap nasabah Bank di kabupaten Pelalawan.

Kedua pelaku ini, berterus terang baru saja, datang ke Kabupaten Pelalawan, Senin sekira pukul 14.00 Wib, atau satu setengah jam sebelum melakukan aksi terhadap korban di KM 55 Pangkalan Kerinci.

Tertangkapnya, kedua pelaku tindakan pencurian nasabah Bank ini, direspon positif oleh anggota Komisi 1 DPRD Pelalawan, H Abdullah. Dia meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas,jaringan nasabah bank. Sebab beberapa kali kejadian yang sama dan belum terbongkar.

"Saya yakin mereka punya komplotan Bahkan kejadian didekat pos polisi KM 55, terjadi beberapa kali perampokan. Ini tantangan kepada Kapolres Pelalawan yang baru. Saya harap pak Kapolres mampu menjawab dan mengurangi keresahan dalam hal trantibmas di Pelalawan," harapnya.***(feb)

H. Abdullah Tegaskan Judi Togel Harus Diberantas

Written By PKS PELALAWAN on Senin, 09 Maret 2015 | Senin, Maret 09, 2015

Hasil gambar untuk togelAnggota DPRD Pelalawan H. Abdullah menegaskan, judi togel dalam bentuk apapun harus segera diberantas peredaran di tengah-tengah masyarakat Pelalawan. Hal ini guna menjawab keresahan warga dan demi memberantas peredaran judi di Pelalawan.

Seperti dikatakan Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Pelalawan ini, meminta aparat penegak hukum Polres Pelalawan beserta jajarannya untuk dapat melakukan upaya tindakan pemberantasan judi togel yang beredar luas di Pelalawan.

"Judi togel yang peredarannya secara sembunyi-sembunyi dan transaksinya juga dilakukan lewat pesan SMS dan BBM antara bandar dan pemasang ini membuat peredarannya tidak begitu mencolok dan terkesan lebih aman. Sehingga tidak banyak orang yang tau ini ternyata memiliki omzet yang cukup tinggi hingga mencapai ratusan juta rupiah setiap harinya," katanya.

Dengan gaya praktik penjualan judi togel ini dianggap lebih ampuh dalam mengelabui masyarakat yang anti dengan judi, sebutnya. Sehingga dengan begitu bisa beredar luas di masyarakat karena jarang diketahui transaksinya dengan begitu jauh dari kesan peredaran judi togel yang terlihat mencolok.

"Praktek judi togel ini, polisi selaku aparat penegak hukum bisa lebih jeli dan lebih pintar lagi untuk membrantasnya. Jangan kalah dengan bandit pelaku bisnis haram ini. Jadi kita minta perjudian apapun bentuk dan jenisnya di Pelalawan segera diberantas karena pemerintah kita melarang ada praktek judi di wilayah kita. Saya berharap Kapolres kita yang baru dapat secepatnya membrantas peredaran judi togel diwilayah hukumnya," imbau Politisi Muda dari Partai Keadilan Sejahtera.

Terpisah, Kepala Polres Pelalawan AKBP Ade Johan Hasudungan Sinaga, mengatakan, jajarannya komit dalam memberantas togel yang sedang hangat dibicarakan masyarakat.

Bahkan polisi akan memutus mata rantai peredaran judi togel di Pelalawan yang dilakukan oleh oknum atau kelompok. Karena resiko hukumnya sangat jelas dan harus ditegakan.

"Kita akan berantas terus tidak kenal ampun dan menyerah," terang Kapolres Ade Johan.
Meskin pun, lanjut Ade Johan, ada beberapa kesulitan yang ditemukan dalam menertibkan togel. Seperti  modus yang dipakai para oknum semakin licin, cukup dengan short masage service (SMS) antara pembeli dan penjual. Sehingga alat bukti harus benar-benar menjerat pelaku, agar dalam pembuktian di persidangan cukup kuat. Ungkapnya.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Pelalawan H. Abdullah Kunjungan ke Dunia Pendidikan

Written By PKS PELALAWAN on Senin, 02 Maret 2015 | Senin, Maret 02, 2015

Untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang handal terus dilakukan Bupati Pelalawan dengan menciptakan program Pelalawan cerdas. Program Pelalawan cerdas yang dicanangkan Bupati Pelalawan HM Harris disambut baik oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Pelalawan H Abdullah dengan melakukan kunjungan ke beberapa sekolah dan perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Pelalawan.
 
Kunjungan ini dimaksud untuk menjalin silaturahmi dan meninjau mutu pendidikan serta sekaligus mendengar aspirasi keluhan yang akan disampaikan setiap sekolah dan perguruan tinggi. Kunjungan ini disambut hangat oleh pihak sekolah dan perguruan tinggi. Kunjungan ini dilakukan selama dua hari yakni SMP Negeri 1 Pangkalan Kerinci, SMU Negeri 1 Pangkalan Kerinci dan SD Negeri 010 Pangkalan Kerinci dan Akademi Komunitas Negeri Pelalawan (AKNP).
 
"Saya sangat senang adanya program Pelalawan cerdas yang dicanangkan oleh Bupati Pelalawan HM Harris, dengan program tersebut bisa membantu mengentas kemiskinan dan paling utama mengentaskan kebodohonan Pelalawan. Tapi dengan adanya program tersebut, masih ada keluhan yang masih dirasakan setiap dunia pendidikan. Keluhan yang dirasakan status guru yang mengajar dan masih minimnya fasilitas penunjang mutu pendidikan," terang Wakil Ketua Komisi I DPRD Pelalawan H Abdullah.
 
H Abdullah juga mengatakan, kunjungan ini digelar selama tiga. Dengan gelar silaturahmi ini, atas nama legislatif akan meyerap aspirasi yang menjadi keluhan selama ini yang disampaikan.
 
"Keluhan tersebut akan saya serap dan kedepannya disampaikan untuk memperjuangkan nasib guru dan fasilitasnya. Tidak ada guru (pengajar, red) dan fasilitas yang memadai, tidak bisa meningkatkan mutu pendidikan yang bagus untuk menciptakan SDM yang handal," papar politisi muda yang berasal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
     
Ditambahkannya, kunjungan silaturahmi ini tidak sampai disitu saja karena program ini akan berlanjut untuk memantau kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Pelalawan. "Untuk masalah persiapan ujian nasional, saya menyampaikan buat kepada guru-guru agar serius memberikan ilmu yang berkualitas, agar siswa-siswa lulus seratus persen tahun ini,"tutupnya. 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN
Copyright © 2011. PKS PELALAWAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger