.

.

Latest Post

Selamat Jalan "Sang Panglima", Antara Kau dan Aku Hanya Soal Waktu

Written By PKS PELALAWAN on Rabu, 19 Agustus 2015 | Rabu, Agustus 19, 2015

PKS Pelalawan | Hari ini 16 Agustus 2015 menjelang waktu Ashar, kita berduka karena ditinggal seorang sahabat, Mario Hermanto, kabar itu menyebar dengan cepat melalui group whatsapp kader PKS Pelalawan.  

"Mario begitu panggilan akrabnya, yang selama kurang lebih 5 tahun mendampingi saya sebagai kawan diperjalanan,sebagai supir, asisten,sekaligus pengawal pribadi dan jama'ah yang senantiasa telah memperlihatkan pembelaannya yang besar terhadap partai dakwah selama ini, terutama disaat sulit dalam proses pemilu yang lalu" tutur Markarius Anwar Anggota DPRD Provinsi Riau.

"Mario, yang telah memberikan pengorbanannya dan kesiapannya menerima panggilan dakwah tidak terbantahkan. Jam berapapun dipanggil beliau senantiasa siap. Saya masih ingat saat mengikuti proses pilkada Pelalawan yang lalu, operasi politik yang dilakukan lawan politik sanggup dihadangnya, walau sudah ditawari uang hingga puluhan juta untuk menghentikan dakwah kita. Alhamdulillah beliau membuktikan dengan kesetiaan dan loyalitas pada dakwah ini, padahal waktu itu beliau baru bergabung dengan partai ini baru 3 bulan,  ini patut di contoh bagi kader-kader PKS Pelalawan lainnya" ujar politikus PKS Pelalawan ini.

Sebelum mengenal dakwah ini, beliau adalah atlet tinju Kabupaten Pelalawan, Panglima Pemuda Pancasila, koordinator parkir Pangkalan Kerinci, sehingga ditakuti juga di dunia "persilatan" di Pelalawan, maka diberi gelar "Sang Panglima". Walaupun begitu beliau pandai bergaul, sehingga banyak kawannya dimana-mana.

Semenjak mengenal dakwah ini, beliau tinggalkan semua organisasi dan pekerjaan tak jelas tersebut. Dan memanfaatkan potensinya yang "gaul" tersebut untukmembela dakwah.

Dari beliaulah, membuka jalan pertama kali untu mendapatkan dukungan PKS pada pemilu lalu dikota Perawang melalui jalur Pemuda Pancasila dan jalur orang kampungnya. Akhirnya lebih dari 100 tokoh pemuda dan paguyuban yang akhirnya mendukung dan membela partai dakwah ini di kota Perawang.

Sore hari menjelang Ashar 16 Agustus 2015,"Sang Panglima" dipanggil Allah. Musibah kesetrum listrik, saat membantu istrinya membenahi ruko yang baru disewanya untuk memulai usaha yang baru menjadi takdirnya untuk kembali kepada Sang Pencipta.

Penuh sesak orang yang melepas beliau di halaman RS Amelia Medika Pangkalan Kerinci, dan penuh sesak juga yang menyambut beliau di kampung halamannya di Payakumbuh, Sumatera Barat.

Kami segenap pengurus dan kader PKS Pelalawan sangat merasakan duka yang mendalam. Almarhum adalah orang yang baik dan sangat tulus,demikian kenang beberapa Kader yang sering berinteraksi dengan almarhum semasa hidupnya. Bukan hanya kami, saat bertakziah di RS Amelia Medika Pangkalan Kerinci, banyak diantara pentakziah lain yang mengungkapkan halsenada mengenai kebaikan Almarhum.

Selamat jalan Mario, Antara kau dan aku hanya soalwaktu, nantipun kami akan menyusul dipanggil Illahi Rabbi. Kebaikan dan ketulusanmu akan terus membersamai perjuangan kami. Semoga Allah melapangkan kuburmu,memaafkan kesalahanmu dan menerima segala amalibadahmu. Aamiin Yaa Robbal 'Alamiin.

Saat jenazah tiba di rumah duka dikampung halaman, Payakumbuh, SumBar

H. Abdullah Rayakan Hari Kemerdekaan Dengan Cara Yang Berbeda

Written By PKS PELALAWAN on Selasa, 18 Agustus 2015 | Selasa, Agustus 18, 2015

PKS Pelalawan | Ada banyak cara yang dapat kita lakukan sebagai generasi-generasi bangsa ini untuk ikut serta merayakan Hari Kemerdekaan RI yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus.  Kita mungkin ikut acara lomba balap karung, makan kerupuk dan berbagai macam lomba lainnya di sekitar komplek rumah. Atau kita hanya sekedar nonton upacara bendera yang disiarkan secara langsung di televisi. Atau mungkin kita berkumpul dengan kawan-kawan untuk menghabiskan waktu liburan kita di hari tersebut.

Pada tahun 2015 ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pelalawan H. Abdullah memilih merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan cara yang berbeda jauh dari hinggar binggar keramaian perayaan. Politisi muda dari Partai Keadilan Sejahtera ini yang dikenal sebagai seorang yang peduli terhadap sesama. Rasa peduli itu ia tunjukkan dengan mencoba memberikan bantuan pada orang-orang yang dianggapnya penuh semangat menjalani hidup di tengah keterbatasan fisik dan ekonomi.


Bertempat di belakang Pasar Baru Pangkalan Kerinci, H. Abdullah bersama perwakilan Santika PKS Pelalawan mendatangi keluarga pemulung, sebutlah namanya Asep, beliau sekeluarga berprofesi sebagai pemulung. Ketika kami berkunjung, hanya ada beliau sedangkan istri dan anak-anaknya sedang berkerja mencari barang-barang bekas untuk dijual yang hasilnya untuk makan sehari-hari. Banyak cerita yang dilontarkan oleh pak Asep ini, beliau berharap banyak orang-orang baik lainnya yang mau membantu dirinya dan orang lain yang memang membutuhkan bantuan.

*
Kemerdekaan itu hanya akan dirasakan oleh mereka yang telah memperjuangkannya
Banyak yang bilang "Kemerdekaan Indonesia hanyalah sebuah simbolis,karena sebenarnya secara ekonomi, Indonesia masih belum merdeka. Kemiskinan ada dimana-mana, biaya hidup juga semakin tinggi.

Mengenal Lebih Dekat Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman

Written By PKS PELALAWAN on Selasa, 11 Agustus 2015 | Selasa, Agustus 11, 2015

Mohamad Sohibul Iman, lahir di Tasikmalaya, 5 Oktober 1965. Mulai aktif berorganisasi sejak duduk dibangku SD, SMP dan SMA, bahkan hingga perguruan tinggi. Sohibul Iman memulai keaktifan organisasinya di pramuka dan OSIS. Pada masa kuliah, Sohibul Iman aktif di organisasi seputar pendidikan dan profesi baik di dalam maupun luar negeri.
Pria yang akrab disapa Sohibul Iman ini, sempat kuliah di IPB, Bogor, Jawa Barat. Namun, pada 1987 Sohibul Iman hijrah ke Tokyo, Jepang, untuk menyelesaikan pendidikan S1, S2 dan S3 dengan program beasiswa penuh.
Sebelum terjun ke dunia politik, bapak dari 3 putra dan 2 putri ini bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi).
Di dunia pendidikan, Sohibul Iman pun aktif sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi. Bahkan, Sohibul Iman pernah menjadi rektor di Universitas Paramadina, Jakarta.
Awal terjun di dunia politik, Sohibul Iman bergabung dengan Partai Keadilan (PK) pada 1998. Saat itu, Sohibul Iman diamanahi sebagai Ketua Departemen Ilmu Pengetahun dan Teknologi - Lingkungan Hidup (IPTEK-LH) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PK. Setelah itu, pada 2005 hingga 2010 diamanahi sebagai Ketua Bidang Ekonomi, Keuangan, Industri, dan Teknologi (Ekuintek) DPP PKS. Pada 2010 hingga 2015, Sohibul Iman diamanahi sebagai anggota Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS. Selain itu, Sohibul Iman juga diamanahi sebagai anggota Majelis Syuro PKS periode 2005-2010 dan 2010-2015.
Di parlemen, Sohibul Iman mulai menjalankan amanah sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014 dari daerah pemilihan (Dapil) DKI Jakarta 2, yang meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan luar negeri. Di tengah perjalanan sebagai anggota DPR, pada 2013-2014 Sohibul Iman diamanahkan sebagai Wakil Ketua DPR RI yang menggantikan Anis Matta, yang saat itu terpilih sebagai Presiden PKS. Kemudian, di periode kedua, yakni 2014 Sohibul Iman kembali terpilih sebagai anggota DPR dari Dapil Jabar 11 yang meliputi Kota/Kabupaten Tasikmalaya dan Garut.
Di awal pengabdiannya sebagai anggota DPR, Sohibul Iman diamanahkan sebagai Wakil Ketua Komisi XI yang menbidangi keuangan, perbankan, dan perencanaan pembangunan. Pada 2010 hingga 2011, diamanahkan sebagai anggota Komisi VII yang membidangi Energi IPTEK dan LH.
Pada 2011 hingga 2012, Sohibul Iman dipindahkan ke Komisi yang membidangi industri, perdagangan, KUKM, dan BUMN, yakni Komisi VI. Di saat yang bersamaan, Sohibul Iman juga diamanahkan sebagai anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI. Pada 2013 hingga 2014, Sohibul Iman kembali diamanahkan sebagai anggota Komisi XI. Di periode 2014 sampai dengan sekarang, Sohibul Iman mendapatkan amanah sebagai Wakil Ketua Komisi X yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, kesenian dan pariwisata.
Selama periode pertama, Sohibul Iman juga berkiprah di beberapa Panitia Kerja (Panja) dan Panitia Khusus (Pansus), baik terkait legislasi, anggaran, maupun pengawasan. Selain itu, di MPR RI Sohibul Iman juga diamanahi sebagai anggota Tim Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dan Tim Kajian Sistem Ketatanegaraan.
Kini, tepatnya pada 10 Agustus 2015, Allah menakdirkan Sohibul Iman sebagai Presiden PKS menggantikan Anis Matta. Sohibul Iman terpilih sebagai Presiden PKS berdasarkan hasil musyawarah Majelis Syuro PKS yang digelar di Kota Bandung, Jawa Barat.
Presiden PKS yang juga aktif dalam dijejaring sosial media Twitter dengan akun @msi_sohibuliman ini, merupakan presiden keenam yang dimiliki PKS sejak bernama PK. Pertama Nur Mahmudi Ismail, lalu Hidayat Nur Wahid, dilanjutkan dengan Tifatul Sembiring, Luthfi Hasan Ishaaq, dan Anis Matta.

Salim Segaf dan Sohibul Iman Pimpin Partai Keadilan Sejahtera

PKS PELALAWAN | Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mengumumkan susunan kepengurusan baru masa khidmat 2015-2020. Salim Segaf Aljufrie terpilih sebagai Ketua Majelis Syuro (MS) PKS, didampingi Hidayat Nur Wahid sebagai Wakil Ketua MS, mengumumkan hasil Musyawarah MS PKS di Bandung, Senin (10/8).
“Sidang Musyawarah Majelis Syuro memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas keikhlasan, pengorbanan, dan kecintaan Ustadz Hilmi Aminuddin selama memberikan darma baktinya sebagai Ketua Majelis Syuro PKS,” jelas Salim Segaf yang sebelumnya menjabat Menteri Sosial RI periode 2009-2014.
Pada kesempatan yang sama, Salim Segaf juga mengumumkan Presiden PKS masa khidmat 2015-2020. Muhammad Sohibul Iman, yang juga Wakil Ketua Komisi X dari Fraksi PKS DPR RI, resmi menggantikan Anis Matta.
“Kita bersama telah membesarkan dan menjayakan partai ini. Kami mendukung kepemimpinan baru, termasuk kepemimpinan Saudara Sohibul Iman sebagai Presiden PKS. Kita tumbuh di satu komunitas politik yang sama, kita belajar tentang makna keterusterangan dan ketaatan dalam pembelajaran politik,” kata Anis Matta.
Sementara, Presiden PKS terpilih Muhammad Sohibul Iman mengatakan musyawarah mufakat kepemimpinan di PKS bukan bersifat baru. Sebagai Presiden, Sohibul Iman akan melanjutkan program-program yang telah dicanangkan.
“Kami akan melanjutkan hal-hal positif. Partai menghadapi berbagai tantangan, oleh karena itu kita harus terus berinovasi. Kuncinya, kerja sama dan dukungan kader serta simpatisan di seluruh wilayah, baik di dalam negeri, Indonesia, maupun luar negeri. Kami mengharapkan dukungan Anda semua,” ujarnya.
Musyawarah MS PKS diselenggarakan pada Ahad dan Senin, 9-10 Agustus 2015. Sidang musyawarah juga memutuskan Suharna Surapranata sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP), Surahman Hidayat sebagai Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP), Taufik Ridlo sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat (DPP), Mahfuzh Abdurrahman sebagai Bendahara Umum DPP, serta Untung Wahono sebagai Sekretaris Majelis Syuro.
Keterangan Foto: Dari kanan ke kiri - Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) Surahman Hidayat, Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Suharna Surapranata, Mantan Presiden PKS yang terpilih sebagai Ketua Badan Komunikasi Internasional DPP Anis Matta, Presiden PKS terpilih Muhammad Sohibul Iman, Wakil Ketua MS Hidayat Nur Wahid, Ketua MS Salim Segaf Aljufrie, Mantan Ketua MS Hilmi Aminuddin, serta Sekjen DPP Taufik Ridlo dalam konferensi pers hasil Musyawarah Majelis Syuro PKS di Bandung, Senin (10/8).

PKS putuskan dukung Harris - Zardewan di Pelalawan

Written By PKS PELALAWAN on Jumat, 31 Juli 2015 | Jumat, Juli 31, 2015



PKS PELALAWAN | DPP Partai Keadilan Sejahtera akhirnya memutuskan mendukung pasangan HM Harris dan Zardewan pada pilkada Bupati Desember mendatang. Keputusan ini sesuai dengan rekomendasi yang disampaikan oleh DPD PKS Pelalawan dan DPW PKS Riau.

Surat dukungan yang langsung ditandatangani oleh Presiden PKS M Anis Matta dan Sekjen M Taufik Ridho ini langsung diserahkan oleh DPP PKS melalui sekretaris wilda sumatera Ust Muhammad Taufik didampingi oleh Korwil Riau Ust Muhammad Ghazali Lc pada hari Sabtu 11 Juli 2015 di MD Building DPP PKS.

Turut hadir dalam penyerahan SK tersebut jajaran Pengurus DPW Riau Hasyim Aliwa Wakil Ketua DPW, Suroyo Sekum DPW, Markarius Anwar anggota DPRD Riau. Juga hadir Tengku Kespandiar ST Ketua DPD Pelalawan dan Sukaeni Wakil Ketua DPD Pelalawan.

Ketua DPP wilda Sumatera Ustadz Khairul Anwar S.Pt melakui sekreratis wilda menyampaikan bahwa keputusan mendukung HM Harris ini sudah lama diputuskan namun pihak PKS menunggu kepastian pasangan calon wabup. Dalam hal ini memang PKS menyerahkan sepenuhnya pilihan cawabup kepada HM Harris sesuai kebutuhannya saat ini untuk melengkapi kelancaran pemerintahan dan kelanjutan pembangunan nantinya.

PKS menilai positive pembangunan selama 5 tahun dibawah kepemimpinan HM Harris. Banyak terobosan baru yang langsung dirasakan masyarakat Pelalawan seperti PPIDK, Pelalawan terang, dan lainnya.

Ketua PKS Pelalawan Tengku Kespandiar ST menyatakan kegembiraannya dengan telah diterimanya SK DPP PKS ini, para kader memang sudah lama menantikan keputusan ini agar jelas arah dan sikap kita dalam menghadapi pilkada tahun ini. DPD PKS Pelalawan beserta seluruh jajaran dan kader siap bersama rekan rekan dari Partai Golkar dan koalisi untuk bersama sama memenangkan pasangan Harris-Zardewan demi kelanjutan pembangunan Pelalawan, tambah Kespandiar lagi.

Sementara itu HM Harris yang langsung menerima SK dukungan ini menyatakan kegembiraannya dan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan PKS untuk mendukungnya kali ini. Ini merupakan modal yang berharga dan menjadi nilai tambah sendiri bagi dirinya dan Zardewan.

"Kita akan bersama-sama berjuang untuk Pelalawan yang lebih baik sehingga kesejahteraan akan dirasakan oleh seluruh masyarakat Pelalawan" ujar Harris lagi

Dewan Sarankan Pengadaan Air Bersih Diambil Alih BUMD

Written By PKS PELALAWAN on Selasa, 12 Mei 2015 | Selasa, Mei 12, 2015

medium_75Warga-bengkalis-Mengeluh-Distribusi-Air-PDAM-Sering-MatiPKS Pelalawan | air bersih di Kota Pangkalan Kerinci sudah berlangsung bertahun-tahun. Kapasitas saat ini hanya 20 liter per detik.  Perkembangan konsumen  air  bersih kecamatan kerinci minimal 60 liter per detik dengan jumlah pelanggan 14.000.

"Jaringan pipa sudah berusia 15 tahun dan banyak yang bocor. Sedangkan management pengelolaan bukan berbentuk perusahaan PDAM tapi UPT-BPAB dibawah kasie air bersih Dinas Cipta Karya sehingga segala perawatan, belanja barang dan jasa, dan lain-lain mesti melewati prosedur birokrasi yang butuh waktu lama."

Demikian diungkapkan H Abdullah Amd anggota DPRD Pelalawan Daerah Pemilihan 1. Menurutnya, dinas Cipta Karya butuh waktu proses dalam kondisi kapasitas yang tidak cukup. Jaringan pipa sudah tua, perawatan, perbaikan dan pengelolaan birokratis, "Saran saya, UPT Air Bersih ini dibentuk pengelolaan yang mandiri, bisa dalam pengelolaan BUMD (PDAM) atau BLUD sehingga mereka mengelola keuangannya sendiri agar pelayanan bisa cepat dan maksimal, kata Abdullah.

Mengenai kondisi jaringan pipa yang sudah tua, Abdullah menegaskan perlu segera dilakukan perbaikan sebab kebocoran sudah banyak. Perbaikan jaringan perlu dihitung konsultan, serta penambahan kapasitas pengelolaan air bersih, terangnya.

Ini solusi bagi penyediaan air bersih yang bertahun-tahun menjadi permasalahan Kabupaten Pelalawan khususnya Kecamatan Pangkalan Kerinci khususnya," tutupnya.

Bupati dan H Abdullah Imbau Warga Jaga Kamtibmas dengan Kondusif

Written By PKS PELALAWAN on Kamis, 07 Mei 2015 | Kamis, Mei 07, 2015


PKS Pelalawan | Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pelalawan telah dipastikan akan berlangsung pada Bulan Desember 2015 mendatang. Dengan begitu, pada tahun ini juga merupakan tahun politik yang akan menimbulkan perbedaan pendapat ditengah masyarakat dalam menjagokan calonnya masing-masing. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, anggota DPRD Pelalawan dari Partai Keadilan Sejahtera H Abdullah menghimbau warga di wilayah negeri bono tetap meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sehingga suasana di lingkungan tetap kondusif.

"Mari kita bersatu dalam menghadapi tahun politik ini. Kebersamaan harus menjadi yang terdepan. Jangan sampai ada kesan terkotak-kotak padahal kita adalah satu, karena kita semua bersaudara. Meski berbeda-beda partai ataupun berbeda-beda pilihan, warga diminta tidak sampai terpecah,” ujarnya, Minggu (26/4).

Sementara itu Bupati Pelalawan menyatakan, bahwa dirinya meminta agar semua pihak membantu pemerintah dalam membangun Pelalawan untuk mewujudkan cita-cita masyarakat untuk lebih baik serta hidup rukun dan damai.

"Situasi kamtibmas yang kondusif merupakan dambaan semua pihak, namun situasi ini tidaklah bisa terjadi dengan sendirinya tanpa adanya kerjasama semua elemen. Saya berharap pada pelaksanaan yang akan digelar beberapa bulan lagi berjalan adil, jujur dan bijaksana. Kalau masyarakat berjalan rukun dan damai, bisa wujudkan cita-citanya," paparnya.
                  
Selanjutnya H Abdullah mengatakan, bahwa keamanan perlu dijaga bersama karena keamanan merupakan faktor penting terwujudnya pesta demokrasi yang dilaksanakan setiap lima tahunan tersebut. Meskipun berbeda pilihan namun yang harus menjadi prioritas penting adalah tetap menjaga situasi dan kebersamaan agar suasana kondusif tetap terjaga pada pilkada mendatang. Masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh hal-hal yang belum diketahui kebenarannya.

"Mari kita ciptakan rasa aman dan tenteram seperti Pilkada yang sudah-sudah. Masyarakat saya imbau tetap mengedepankan kebersamaan meski memiliki pilihan berbeda dalam Pilkada,"tutupnya.

Markurius Anwar Terpilih Nahkodai Tarung Derajat Riau



Markurius Anwar terpilih sebagai Ketua Tarung Derajat Riau untuk lima tahun ke depan. Ia menargetkan membentuk dua pengcab selama masa kepemimpinannya.

PKS Pelalawan | Terpilih secara aklamasi menahkodai Tarung Derajat Provinsi Riau periode 2015-2020, Markarius Anwar yang juga anggota DPRD Riau dari Partai Keadilan Sejahtera menargetkan, pembentukan dua pengurus cabang yang ada di kabupaten/kota di Riau.

“Ada dua pengurus cabang yang belum dibentuk, Rohil dan Inhil. Ini menjadi prioritas utama kita setelah dilantik nantinya,” kata Markarius Anwar, Senin (04/05/15).

Selain itu, berbagai program kerja sudah disiapkan pihaknya, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) yang dilaksanakan tahun 2016 mendatang. Menurutnya, atlet Tarung Derajat Riau mempunyai kualitas untuk meraih emas dalam pelaksanaan PON.

“Kita juga tengah mengupayakan, bagaimana Tarung Derajat ini bisa menjadi salah satu program kegiatan di luar sekolah bagi anak-anak sekolah. Minimal hal ini bisa menjadi bibit-bibit penerus Tarung Derajat Riau ke depannya,” ungkap politisi PKS ini.

Saat disinggung jadwal pelantikan, mantan anggota DPRD Pelalawan ini menyebut, pihaknya mengupayakan pelantikan akan dilaksanakan Minggu ini. Tentunya, dengan menyesuaikan jadwal ketua pengurus pusat Tarung Derajat.

“Nama-nama kepengurusan sudah lengkap. Sekarang tinggal menunggu SK dari pengurus pusat sekaligus menyesuaikan jadwal ketua Tarung Derajat pusat, mudah-mudahan dalam minggu ini terlaksana,” tutupnya.

Fraksi PKS Dukung RUU Larangan Minuman Beralkohol

Written By PKS PELALAWAN on Kamis, 16 April 2015 | Kamis, April 16, 2015

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI mendukung Rancangan Undang-Undang (RUU) Larangan Minuman Beralkohol. Hal ini disampaikan oleh Anggota Komisi IX DPR RI Ansory Siregar, usai melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Badan Legislasi (Baleg) DPR dengan pengusul RUU Larangan Minuman Beralkohol, Senin (13/4).
"Fraksi PKS karena termasuk pengusul, berarti sangat mendukung sekali, dan berkeinginan secepatnya agar RUU ini bisa diundangkan dan bisa secepatnya dibahas oleh Baleg, dan langsung diparipurnakan," kata Ansory Siregar.
Ansory menjelaskan, Fraksi PKS mendukung RUU tersebut karena selain berbahaya bagi peminumnya, minuman beralkohol juga memiliki dampak sosial yang sangat buruk.
"Dampak sosialnya sangat buruk, makanya dari awal juga kita ketahui Rasulullah SAW mengatakan minuman beralkohol itu puncak dari seluruh penyimpangan. Jadi sangat keras sekali peringatannya sejak 14 abad yang lalu," papar politisi PKS asal Sumatera Utara ini. 
Di beberapa negara, lanjut Ansory, larangan minuman beralkohol sudah diberlakukan. "Mereka sudah tahu dampak kerusakan dari minuman beralkohol ini, termasuk di India. Di India minuman beralkohol dan produk rokok tidak kita dapatkan di jalan-jalan padahal penduduk India itu 1,3 miliar. Mereka bisa menerapkan itu, mengapa kita di Indonesia tidak bisa?" ujar Ansory.
Jika ditetapkan menjadi Undang-Undang (UU), Ansory berharap UU ini dapat menyelamatkan generasi muda Indonesia. "Agar menjaga anak bangsa kita menjadi generasi yang maju, yang sehat, yang produktif, yang dinamis, sehingga bisa berdaya saing di dunia," pungkas Ansory.
Anggota Baleg dari Fraksi PKS Tifatul Sembiring menambahkan, alasan lain Fraksi PKS mendukung RUU Larangan Minuman Beralkohol, karena selain sebagai faktor terbanyak penyebab kecelakaan lalu lintas, pajak yang diambil Pemerintah dari minuman beralkohol tidak mengandung keberkahan.
"Menurut saya, pajak dari minuman beralkohol ini tidak berkah, tidak berkah anggarannya. Mengambil pajak dari sesuatu yang merusak orang lain. Itu saja, maka kita dari Fraksi PKS mendukung RUU ini," ujar Tifatul saat RDPU Baleg DPR.

Kepengurusan May Day Pelalawan Terbentuk



Hari buruh Internasional atau May day diperingati setiap tanggal 1 Mei. Karena sudah dekat, beberapa elemen organisasi yang ada di Kabuapaten Pelalawan mengadakan rapat pembentukan kepanatian untuk menyambut Hari buruh Internasional tersebut. 

Dalam rapat pembentukan kepanitiaan yang dilaksanakan Kamis (2/4),  telah terbentuk panitia yang diketuai Apul Nababan. Sedangkan wakil adalah Brigjen Simamora, Sekretaris Dadang dan Bendahara Ferdinand Manurung.

Menurut Apul yang telah di tunjuk sebagai ketua Panatia Persiapan May day, sebagai persiapan pihaknya telah mengundang semua pendiri  organisasi dan serikat-serikat buruh yang ada di kabupaten Pelalawan.

"Rapat ini masih dalam tahap pembahasaan kepegurusan kepanatiaan dan pembetukan front persatuan gerakan May day gabungan Serikat Federasi dan serikat buruh seluruh  kabupaten Pelalawan," katanya.

Dalam rapat pembentukan kepanatiaan tersebut, turut hadir anggota DPRD kabupaten Pelalawan yang menjadi Wakil Ketua  Komisi 1 DPRD Pelalawan, H Abdullah. 

Abdullah menyatakan bahwa dirinya sangat mensuport atas pembentukan kepegurusan May Day ini. Apa lagi ini menyangkut perjuangan hak buruh, khususnya di daerah Kabupaten Pelalawan.

"Kita mencoba menganalisis ketertindasan buruh yang ada di kabupaten Pelalawan," ujarnya.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template | PKS PIYUNGAN
Copyright © 2011. PKS PELALAWAN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger